Sebuah Cita-cita besar hanya akan menjadi sebuah angan kosong tatkala dijalankan oleh orang-orang kerdil. Dan gunung yang menjulang tinggi hanya akan bisa didaki oleh orang-orang yang terbiasa berfikir dan bertindak sistematis. Merekalah orang-orang yang mampu bergerak cepat dengan penuh perhitungan resiko dan memanage resiko itu dengan sebuah perencanaan matang.
Sungguh sangat berbeda seorang pemberani dan seorang yang konyol.Seorang pemberani adalah orang yang tahu resiko dan kemudian membangun cara untuk menghadapinya. Sementara orang konyol adalah orang yang berani terjun sambil berkata " gimana ntar aja ".Seorang pemberani adalah orang yang siap berjuang dalam SEBUAH SISTEM YANG KOKOH DAN TERATUR bukan dalam barisan tak teratur tanpa komando yang jelas.Maka belajarlah dari kejadian UHUD saat PARA PEMBERANI kemudian menjadi KORBAN ORANG-ORANG KONYOL YANG TAK MEMILIKI KEDISIPLINAN DAN TAK PATUH PADA KOMANDAN.
Maka dalam medan perjuangan di segala bidang inilah kita tempa diri kita menjadi kuda-kuda perang, bukan hanya sekedar anasir pemalas dan berleha-leha dengan sebuah permaafan yang kita bikin sendiri untuk sebuah ke tak disiplinan dan ke tak patuhan pada sistem yang kita bangun sendiri. Maka tak ada kemuliaan bagi para indisipliner.
Hentikan sudah perkataan konyol " mari saling memudahkan "..ingatlah ketika anda meminta kemudahan maka fikirkanlah : " apakah itu tidak menyulitkan orang lain ?..apakah itu tidak lain adalah anda ingin berlepas diri dari tanggung jawab anda dan mempersulit orang lain? ".Ingat dan harus ingat...MEMINTA KEMUDAHAN TANPA SISTEM ADALAH SEBUAH KEKONYOLAN karena itu hanyalah sebuah bentuk ketakberesan yang dibungkus jubah kemulian ...
Demi [kuda] yang berlari kencang dengan terengah-engah,Dan yang memercikkan bunga api,Dan yang menyerang tiba-tiba di waktu pagi, Lalu menerbangkan debu,Lalu kuda-kuda itu menyerbu ke tengah kerumunan musuh ( Q.s Al adiyat..)
sumber : http://www.facebook.com/note.php?note_id=436522218326&id=1647435296&ref=nf
No comments:
Post a Comment