Wednesday, July 7, 2010

Berislam Secara Kaffah (3)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ (208) فَإِنْ زَلَلْتُمْ مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَتْكُمُ الْبَيِّنَاتُ فَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ (209)
“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu. Tetapi jika kamu menyimpang (dari jalan Allah) sesudah datang kepadamu bukti-bukti kebenaran, maka ketahuilah, bahwasanya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS Al-Baqarah [2]: 208-209)
Keyakinan terhadap hari Akhirat juga menjadi tembok yang menghalangi terjadinya pertarungan gila-gilaan dan pertentangan yang sengit, dimana nilai-nilai dan kehormatan dipijak-pijak tanpa segan, karena di Akhirat manusia akan mendapat nikmat dan karunia yang cukup, serta akan mendapat pembalasan atas hak-haknya yang terluput di dunia.

Berislam Secara Kaffah (2)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ (208) فَإِنْ زَلَلْتُمْ مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَتْكُمُ الْبَيِّنَاتُ فَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ (209)
“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu. Tetapi jika kamu menyimpang (dari jalan Allah) sesudah datang kepadamu bukti-bukti kebenaran, maka ketahuilah, bahwasanya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS Al-Baqarah [2]: 208-209)
Allah Maha Kuat, Maha Kuasa, Maha Perkasa dan Maha Gagah. Setiap Muslim yang bertawajjuh kepada Allah berarti ia bertawajjuh kepada kekuatan dan kekuasaan yang haqiqi dan tunggal di alam ada ini. Ia tidak lagi takut kepada segala kekuatan dan kuasa lain yang palsu. Dia benar-benar merasa tenteram dan senang hati. Ia tidak lagi takut kepada sesiapa dan kepada sesuatu apa karena ia menyembah Allah yang Maha Kuasa, Maha Perkasa dan Maha Gagah. Ia tidak lagi bimbang kehilangan sesuatu dan tidak mengharapkan sesuatu pada yang lain dari Allah yang berkuasa menahan dan memberi. Allah Maha Adil dan Maha Bijaksana.

Berislam Secara Kaffah (1)


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ (208) فَإِنْ زَلَلْتُمْ مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَتْكُمُ الْبَيِّنَاتُ فَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ (209)
“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu. Tetapi jika kamu menyimpang (dari jalan Allah) sesudah datang kepadamu bukti-bukti kebenaran, maka ketahuilah, bahwasanya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS Al-Baqarah [2]: 208-209)
Di bawah bayangan dua lukisan yang menggambarkan contoh kemunafikan yang jahat dan contoh iman yang bersih, ayat-ayat berikut memanggil kaum muslimin dengan sifat iman, karakter khas mereka, supaya masuk ke dalam Islam dengan keseluruhan jiwa mereka, supaya mereka waspada dari mengikuti jejak setan, serta mengingatkan mereka agar tidak tergelincir setelah mereka mendapat penerangan yang jelas: 

Benefits Memorizing the Qur'an

By Al-Kaheel Abduldaem

Various contemporary studies prove that the Qur'an recitation can keep someone from a variety of diseases, increase endurance, and increase creativity and relaxation.

Best charities a person can do is read the Qur'an, practice implies, applying God's command, and away from the prohibitions of Allah. During the experience of interaction with the Qur'an in a period of more than twenty years, I found a certainty that the Qur'an has a considerable effect on the human personality.

When you read a proof of Neuro Linguistic Programming, or about the art of time management, or a mix of art, then the author would say: read this book could change your life. This means that any book that is read someone's going to affect the behavior and personality, because personality meurpakan results from seser insight and experience, and what is read, seen and heard.

"Enjoying" Stupid People Behaviors

By Umar Anung
Dealing with stupid people is different from addressing the smart people, smart people when it warned of something even necessarily understood by signs, while the fool sometimes even with the thousands of words he could not understand, let alone just a gesture.
One day I masbuk (left) in a congregational prayer. When the priest greeting, of course I stood up again to complete the remaining cycles of prayer. When he reached the sitting tahiyyat, suddenly there beside my congregation who want to pass in front of me. I am prevented by hand because the practice of hadith the prophet, "If one of you prays, let him pray facing sutrah (barrier, whether it's people, walls, and semisalnya) and be closer to him and do not let anyone pass between him and the sutrah. If someone passes in front of the fight because he is syaithan. "(Narrated by Ibn Majah)

Din Syamsuddin Finally Elected by acclamation

Thirteen teams in the formation of Muhammadiyah Congress ultimately chose Prof. unanimously. Dr. Din Syamsuddin as General Chairman of Muhammadiyah period 2010-2015. Team formation has also chosen as general secretary of the Supreme Danarta accompany Din Syamsuddin.

The election results in the formation of this team and then ratified at the plenary meeting of 2300 participants attended the conference.

Leadership conference session, Rosyad Sholeh deliver election results to the plenary conference participants. Rosyad convey that the formation meeting of 13 people that lasted two hours, choosing Prof. Dr. Din Syamsuddin as General Chairman and General Secretary of the Supreme Danarta as the period from 2010 to 2015.

Permintaan Muslimah Inggris Ganti Kaca Jendela Kolam Renang Tuai Kecaman

Surat kabar Inggris "Daily Express" pada hari Senin lalu melaporkan bahwa pejabat salah satu di Inggris telah memerintahkan gedung kolam renang jendela kacanya tertutup dengan warna hitam untuk melindungi kesopanan para muslimah, setelah mereka menerima keluhan dari kelompok Islam.
Surat kabar itu mengatakan langkah pejabat kota tersebut membuat marah masyarakat dan memaksa para perenang di kota provinsi Walsall West Midlands Darlaston, harus berenang di kolam yang bernuansa gelap dan muram.
Surat kabar menunjukkan bahwa para pengguna yang biaa berenang di kolam renang tersebut mengkritik digelapkannya kaca jendela gedung tempat kolam renang berada, dan mereka menganggap tindakan tersebut sebagai bagian dari pembenaran politik yang 'bertujuan untuk menenangkan keinginan pihak minoritas dengan mengorbankan mayoritas.

Kota Teaneck New Jersey Tunjuk Walikota Muslim dan Wakilnya Yahudi

Lebih dari setengah abad yang lalu, kota Teaneck, New Jersey, yang duduk di bawah bayangan kota New York yang tepat berada di seberang Sungai Hudson, menjadi salah satu wilayah komunitas Amerika pertama yang secara sukarela mengintegrasikan sekolah publik.
Sekarang, penduduk kota yang digambarkan sebagai penduduk wilayah pinggiran yang "progresif dan multikultural" sekali lagi telah mengukuhkan jalan baru mereka, dengan memilih seorang Muslim 'taat' sebagai walikota dan seorang Yahudi Ortodoks menjadi wakilnya.
"Tidak ada ditempat lain kecuali di sini bisa terjadi," kata Muhammad Hamiduddin, walikota Muslim pertama kota Teaneck dan salah satu dari segelintir umat Islam yang menjadi pemimpin kota di seluruh negeri AS.
"Kesempatan untuk membawa dua komunitas bersama dan menghapuskan stereotip harus diwujudkan oleh bangsa kita."

Hamas Kembali Tangkap Antek-Antek Zionis di Gaza

Pejabat keamanan Hamas Rabu ini (7/7) mengatakan Rabu bahwa pasukan keamanan mereka di Gaza telah menahan orang-orang yang diduga kuat menjadi antek-antek Israel.
Pejabat tersebut mengatakan sejauh ini lima orang telah ditangkap dalam penggerebekan yang terjadi semalam, dan menambahkan bahwa tersangka akan dibawa ke ke pengadilan dan tidak ada ampun bagi orang-orang yang memata-matai warga Palestina lainnya.
Pejabat Hamas itu berbicara dengan syarat anonim karena ia tidak berwenang untuk membahas penangkapan.
Pada bulan April lalu, pemerintah Hamas mengeksekusi dua orang yang dituduh kolaborator Israel. Dan kejadian ini adalah pertama kalinya hukuman mati yang dilakukan di Gaza sejak Hamas merebut kekuasaan di sana pada bulan Juni 2007.

Iran Ingatkan Negara Arab: AS dan Israel Ingin Kuasai Sumber Energi Dunia

Sekretaris Dewan Kebijakan Negara Iran, Mohsen Rezaei mengingatkan negara-negara Arab bahwa AS dan sekutunya, Israel sedang berupaya mati-matian untuk menguasai sumber energi dunia. AS juga berusaha memperkuat posisi rezim Zionis Israel dengan melakukan invasi ke dua negeri Muslim, Irak dan Afghanistan.
Hal tersebut disampaikan pejabat tinggi Iran itu dalam pertemuan dengan Duta Besar Libya Saad Mujber di Tehran, Selasa (6/7). Pada kesempatan tersebut, Rezaei juga mengatakan bahwa AS dan Israel memandang Iran sebagai penghalang utama mewujudkan ambisi mereka mengontrol sumber energi dunia.
"Musuh-musuh Islam, tidak senang melihat hubungan yang erat antar negara Muslim, termasuk hubungan antara Iran dan Tripoli," kata pejabat yang pernah mencalonkan diri sebagai kandidat presiden Iran itu.
"Bangsa Iran tidak akan pernah melupakan bantuan dan dukungan Libya pada negara Iran saat di masa peperangan Iran-Irak (1980-1988)," lanjut Rezaei.

Kecam Aksi Israel, Bintang Hollywood Tolak Hadir di Festival Film Israel

Bintang film Hollywood Meg Ryan dan Dustin Hoffman memboikot Festival Film Yerusalem sebagai tanggapan mereka atas serangan mematikan Israel di armada kapal bantuan berbendera Turki.
Dua aktor ini mundur dari menghadiri acara festival tahunan ini, yang ditetapkan akan dimulai pada tanggal 8 Juli. Mereka berdua bergabung dengan masyarakat internasional yang mengecam aksi brutal pasukan komando Israel terhadap aktivis kemanusian di kapal Mavi Marmara, Jerusalem Post melaporkan pada hari Selasa kemarin (6/7).
Menurut wakil direktur festifal film Yerusalem Yigal Molad-Hayo, dua bintang film tersebut tidak memberikan alasan politik secara langsung untuk membatalkan partisipasi mereka dalam keikutsertaan di festival.
"Meg Ryan harus datang ke sini," kata Molad-Hayo.

Fortunately, Grandmother Scavengers on the island of Java

Perawakannya kecil. Di wajah dan dahinya tampak jelas kerutan tanda usianya sudah lanjut. Sambil menggendong karung plastik, dia berjalan menyusuri pantai Pulau Untung Jawa. Seorang diri. Nenek ini cekatan memunguti aneka benda plastik yang bertebaran di bibir pantai.
Satu, dua, tiga jam. Dia terus berjalan menyusur pantai, berharap ada limpahan “rezeki” berupa sampah plastik yang terbawa oleh ombak Laut Jawa. Sesekali dia rehat dengan berjongkok. Sudah pasti, dia sangat kelelahan.
“Nenek itu orang yang paling kasihan se Pulau ini, Mas…,” kata salah seorang penjual minuman keliling di pantai Pulau Untung Jawa.
Nenek itu sering disapa Nek Ami. Dia satu-satunya wanita sepuh yang berprofesi sebagai pengumpul plastik bekas di Pulau Untung Jawa. Di usianya yang sudah senja, dia masih berkutat dengan ketidakpastian hidup.
Dalam sehari, rata-rata dia berhasil mengumpulkan 2 kilogram sampah plastik yang kemudian dia jual Rp 2 ribu per kilonya. Sejak matahari mulai terbit, dia sudah berangkat ke “kantor”-nya di pantai. Dia mengacak-acak onggokan-onggokan sampah yang terbawa ombak.

Thursday, July 1, 2010

Antara Nafsu Dunia dan Kemuliaan Akhirat

Dua alam ciptaan Allah, alam dunia dan alam akhirat, mutlak berbeda dalam karakteristik dan esensi wujudnya. Walaupun begitu setiap manusia pasti memasuki dan bergumul di dalamnya. Tak seorang pun dapat menghindar dari keberadaan di dalam alam dunia dan alam akhirat.
Oleh karena kedua alam, baik secara realitas sejatinya ataupun karakteristiknya berbeda, setiap manusia diberikan potensi untuk dapat menyempurnakan eksistensi dirinya di dalam kedua alam tersebut sehingga dapat meraih puncak kesempurnaannya. Meskipun pada kenyataannya sebagian besar manusia justru mengalami kegagalan sebelum merealisasikan kesempurnaannya secara utuh..
Alam dunia, dengan segala watak dan karakteristiknya, adalah sebuah perjalanan sedangkan alam akhirat adalah persinggahan terakhir kita, kampung halaman, dan rumah kita yang abadi.
Oleh karena itu meskipun kita dilahirkan di dunia, dan dunia menjadi tempat tinggal kita sekarang ini, namun realitas sejatinya, setidak-tidaknya secara spiritual, sedang berjalan jauh menuju tempat kembali hakiki kita, alam keabadian, alam akhirat. Di sanalah kita akan dihadapkan kepada berbagai peristiwa eskatologis yang belum pernah kita jumpai selama hayat kita.

Wednesday, June 30, 2010

"Preman Asmara" Anak Kyai

Oleh Abdul Mutaqin
Saya tertegun tak dapat berkata-kata lagi. Membisu terkunci rapat. Menatapnya miris. Saya menyesal menanyakan tentang hal rumah tangganya. Prasangka baik saya ternyata kali ini sia-sia. Bahkan sama sekali menjadi tidak mengenakan. Duhai sahabat, maafkan saya jika saya membuka luka di hatimu. Sungguh saya tidak tahu atas apa yang kau alami. Dan bukan pula maksud saya mengorek luka itu dan membuatmu perih kembali. Bukan.
Saya menghiba pada Pencipta. Ya Rabb, apa memang pantas Engkau mengujinya dengan hal itu? Dia sahabatku. Aku mengenalnya karena kebaikannya. Juga karena kesalehannya. Juga kefasihannya. Apalagi saat mendengar tausiyah dan khutbahnya. Saya kira, setiap wanita salehah dapat saja akan jatuh hati padanya. Dia pantas jadi imam bukan saja di mimbar jama’ah Jum’at. Tetapi juga imam dalam biduk rumah tangga idaman.
”Gimana, sudah ada tanda-tanda kehamilan isteri?”
“Belum”.

Setelah Masuk Islam, Saya Merasa Lebih Terbebaskan sebagai Perempuan

Bagi Sarah Thompson, pindah agama bukanlah persoalan yang mudah karena banyak hal-hal baru yang harus ia pelajari Bagi kebanyakan perempuan non-Muslim yang memutuskan menjadi seorang muslim, persoalan yang paling rumit adalah bagaimana memberitahukan keislaman mereka pada keluarga dan orang-orang tercinta.
Tapi Sarah bersyukur, ia tidak mengalami kerumitan itu saat mengumumkan bahwa dirinya telah menjadi seorang muslimah pada keluarganya. "Saya merasa benar-benar mendapat berkah karena reaksi keluarga saya lebih baik dibandingkan reaksi keluarga lainnya dari cerita yang pernah saya dengar," ungkapnya.
Sarah Thompson yang lahir dan dibesarkan di Noblesville, Indiana tumbuh di tengah keluarga yang mengklaim sebagai penganut Kristen. Namun Sarah selalu merasa ada sesuatu yang hilang dalam kehidupannya. Ia lalu mulai mempelajari dan memperdalam agama Islam.
"Saya seperti menemukan rumah bagi rohani saya," ujarnya tentang Islam.

Larry King, Corong Yahudi itu Pensiun

Pembawa acara kawakan Larry King, Selasa, mengumumkan bahwa dia akan mengakhiri acara bincang-bincang malamnya "Larry King Live" di CNN pada musim gugur mendatang, setelah berkarir selama 25 tahun di televisi.
King (76) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dia masih akan membawakan acara khusus bagi CNN dalam acara-acara utama, namun ingin meluangkan waktu lebih banyak dengan istri dan anak-anaknya yang masih kecil.
King, yang dikenal sebagai pembawa acara dengan gaya non-konfrontasi dan kegemarannya mengenakan bretel berwarna, telah mewancarai beragam tamu, mulai dari bintang Hollywood hingga politisi dan atlit.

Roket Al-Qassam Jatuh di Negev, Warga Israel Panik

Sebuah roket Al-Qassam jatuh di dekat kawasan pemukiman Israel di Sdot Negev, Rabu (30/6) sekitar pukul 04.00 dini hari. Roket tersebut menyebabkan sirene tanda bahaya berbunyi dan membuat panik warga sekitar.
Kepala Satuan Situasi Darurat Israel, Avi Aptelboim mengatakan roket itu jatuh di sebuah pabrik pengemasan dan hanya menyebabkan kerusakan, tidak ada korban jiwa.
"Kami terbangun dan menyaksikan realitas yang sama, yang kami jalani selama bertahun-tahun. Tapi kehidupan harus terus berlanjut. Ini cuma salah satu roket, dan saya kira akan ada roket-roket lainnya," kata Danny Yagal, salah seorang pekerja di pabrik pengemasan.
Ia menambahkan, pabrik ditutup sementara sampai kerusakan diperbaiki. Sementara warga yang tinggal di pemukiman dekat pabrik langsung berkumpul dan menggelar doa bersama di sebuah sinagog karena tidak ada yang menjadi korban roket tersebut.

Anggota Serikat Pekerja Yordan Ditolak oleh Mesir Menuju Gaza

Otoritas Mesir menolak anggota serikat pekerja profesional dari Yordania menyeberangi perbatasan Gaza melalui Terminal Rafah.  Anggota serikat pekerja Yordania itu terpaksa harus tinggal empat hari di terminal namun akhirnya terpaksa harus kembali.
Anggota kemudian memutuskan untuk kembali ke Amman setelah semua upaya untuk meyakinkan pihak yang berwenang Mesir untuk memungkinkan mereka melalui perbatasan gagal.
Ahmad al-Armouty, kepala Asosiasi pekerja Profesional Yordania, mengatakan kepada Prance Press bahwa perundingan diadakan dengan kepemimpinan Mesir melalui Kedutaan Besar Yordania di Kairo, namun Mesir berkeras tidak mengizinkan mereka ke Gaza tanpa memberikan alasan apapun.
Al-Armouty menambahkan bahwa delegasi lainnya dari Arab dan negara Internasional diizinkan melewati perbatasan.

Relawan Komat, Wahdah Islamiyah, KNRP Tembus Gaza

Komite Umat (Komat) Palestina, yang merupakan organisasi kemanusian Peduli Palestina yang berpusat di Makassar ini, telah memberangkatkan dua Relawan ke Gaza Palestina, Yakni Wakil Sekjen Komat Ustadz Ikhwan Abd.Jalil, Lc dan Dr.Paisal Abdillah, bertolak dari Jakarta ke Mesir Ahad dini hari 27 Juni 2010, dan sudah tiba di Gaza Palestina Selasa Sore 29 Juni 2010 Sekitar pukul 5 Sore Waktu Makassar/pukul 12 Siang Waktu Palestina, setelah sebelumnya melewati kota Al Arish Provinsi Sinai Utara.
Kedua Relawan Komat ini tergabung dalam rombongan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina KNRP dipimpin oleh DR. Muqoddam Khalil. Rombongan KNRP yang terdiri dari konsorsium beberapa LSM antara lain BSMI, PKPU, Wahdah Islamiyah, Komat Palestina, Rumah Zakat Indonesia. Total yang ikut dalam rombongan KNRP sebanyak lima orang, salah satunya adalah Mahasiswa Mesir.

Penghargaan "World Family" 2010 Diberikan Pada Perdana Menteri Turki

World Family Organization memberikan penghargaan "2010 World Family Award" pada Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan. Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Presiden World Family Organization Dr Deisi Kusztra pada perwakilan tetap Turki di PBB, Ertugrul Apakan di gedung PBB, Selasa (29/6).

Penghargaan "World Family" 2010 itu diberikan pada Erdogan karena Perdana Menteri Turki itu dinilai sangat penduli dengan persoalan-persoalan yang menyangkut keluarga dan kepemimpinan.

Monday, June 28, 2010

Di Sana Sehat, Di Sini Maksiat

Oleh Nurudin

Bola lagi, bola lagi! Lagi-lagi bola! Sudah setengah bulan lebih, hampir semua orang membicarakan bola. Siapa saja, kapan saja dan di mana saja.

Pagi hari, saat bersiap-siap untuk berangkat kerja aku mendengar tetanggaku membicarakan bola. Sepanjang perjalanan menuju tempat kerja, berbagai poster dan spanduk terpampang, masih terkait dengan bola. Siang hari, di tempat kerja sebagian besar rekan kerja juga membicarakan bola. Malam hari, usai sholat Isya berjamaah di mushola, aku juga mendengar ada jamaah yang membicarakan bola.

Hafal betul mereka dengan jadwal pertandingan beberapa hari ke depan, tim kesebelasan mana yang menang termasuk jumlah skor setiap pertandingan. Sempat terpikir saat itu, jika ditanya surat apa yang tadi dibaca oleh imam, apakah mereka bisa menjawabnya? Entahlah!

Serangan Zionis Israel di Silwan Lukai 10 Warga Palestina

Sumber-sumber lokal Palestina melaporkan kemarin (27/6) bahwa polisi Zionis israel telah melukai lebih dari 10 warga sipil Palestina yang berdemonstrasi menentang penghancuran rumah warga Palestina di lingkungan Silwan.

Serangan Zionis israel terhadap warga Palestina terjadi di lingkungan Silwan timur Yerusalem. Polisi dan militer penjaga Perbatasan Zionis datang ke wilayah tersebut dan mulai menyerang warga.

Erdogan: Hubungan dengan Israel akan Pulih Dengan 4 Syarat

Dalam wawancara dengan surat kabar Toronto Star, Perdana Menteri Erdogan, yang menghadiri KTT G-20 di kota Toronto Kanada, mengatakan, "hubungan dengan Israel akan tetap tegang sampai Israel memenuhi empat syarat:

1. Israel harus meminta maaf atas serangan pasukan komando mereka pada tanggal Mei 31 terhadap kapal Turki yang merupakan bagian dari armada kebebasan yang membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza,
2. Israel harus membayar kompensasi kepada para keluarga dari 10 orang yang tewas dalam serangan itu, sembilan orang Turki dan satu warga Turki-Amerika,

Netanyahu Akan Pecat Pimpinan Mossad, Meir Dagan

Kepala Badan Intelijen Israel, Mossad, Meir Dagan kemungkinan akan dicopot dari jabatannya dalam waktu tiga bulan ini karena Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menolak untuk melanjutkan masa jabatan Dagan.

Stasiun televisi Israel Channel Two yang merilis berita ini menyebutkan bahwa Dagan yang sudah delapan tahun mengabdikan diri sebagai pimpinan Mossad meminta Netanyahu agar memperpanjang masa jabatannya, tapi permintaan itu ditolak. Meski demikian, kantor Netanyahu membantah informasi bahwa Dagan datang kepada Netanyahu dan meminta jabatannya diperpanjang.

Pensiunan Jenderal Israel: Tel Aviv Lebih Baik Menyerah dengan Tuntutan Hamas

Putus asa karena berbelit-belitnya proses untuk membebaskan prajurit Israel yang ditahan Hamas, Gilad Shalit, membuat para purnawiran jenderal militer Israel mendesak perdana menteri Israel Benyamin Netanyahu untuk menuruti tuntutan Hamas.

Surat kabar Asharq Alawsat melaporkan, hasil jajak pendapat menyimpulkan sekitar 72 persen warga Israel menyetujui pemenuhan syarat bagi pembebasan Gilad Shalit dari Hamas. Meski tuntutan yang diminta Hamas sangat berat sekali pun.

Pada saat yang bersamaan, para pensiunan jenderal militer Israel juga berpendapat bahwa militer Israel yang telah mengirim Shalit untuk berperang, maka mereka juga harus menjamin keselamatannya. Dengan tindakan seperti ini, para personil militer Israel akan mengetahui bahwa para pimpinan dan pejabat tinggi di Tel Aviv sangat memperdulikan keselamatan mereka.

Hamas: Kami Akan Lepaskan Shalit Jika Israel Penuhi Tuntutan Palestina

Petinggi senior Hamas Khalid Misyal mengatakan bahwa gerakan Hamas tidak akan melepaskan tentara Israel Gilad Shalit yang ditawan, kecuali Tel Aviv setuju untuk memenuhi tuntutan-tuntutan Palestina.

Kepala biro politik Hamas pada hari Senin ini (28/6) memperbaharui seruan gerakan perlawanan untuk pembebasan tahanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel.

Mengacu ke sebuah demonstrasi Ahad kemarin di Israel untuk mendukung Gilad Shalit, Misyal mengatakan bahwa demo tersebut menunjukkan bahwa orang-orang Israel sekarang tahu di mana letak masalahnya," sembari mengatakan pemerintah Israel bertanggung jawab atas kegagalan kesepakatan pertukaran tahanan yang telah mundur dari proposal kesepakatan sebelumnya.

Usai Piala Dunia, Delapan Kapal Bantuan Menuju Gaza

Pimpinan Hamas Mahmoud Zahar menyatakan, kapal-kapal yang membawa misi bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza jumlahnya kemungkinan lebih banyak dari yang diperkirakan Israel. Ia juga tidak menutup kemungkinan bahwa Mesir akan membantu Israel untuk menghentikan kapal-kapal tersebut.

Dalam wawancara dengan surat kabar Inggris The Independent, Zahar mengungkapkan bahwa sedikitnya delapan kapal akan berlayar menuju Gaza begitu ajang Piala Dunia selesai, dan jumlah kapal yang menuju Gaza kemungkinan terus bertambah pada selama bulan Ramadan yang diperkirakan akan jatuh mulai 11 Agustus mendatang.

Zahar juga mempertanyakan pihak-pihak yang menolak kehadiran kapal Iran dalam misi bantuan tersebut. "Kemana moralitas Anda. Jika Iran ingin memberikan bantuan makanan dan obat-obatan, pembenaran macam apa yang melarang bantuan itu, berikan dasar-dasar larangannya jika ada dalam alkitab," tukas Zahar.

Sunday, June 6, 2010

Catatan Pengajian di Bumi Sakura: “Experiencing Islamic Culture 2” (2)

Guratan penasaran dari wajah peserta karena diskusi yang terputus dilantai 2 masih tersisa saat semua peserta, baik putra maupun putrid, kembali ke ruang workshop di lantai dasar. Namun, hal tersebut tidak berlangsung lama karena pemandu acara mengumumkan bahwa program berikutnya adalah diskusi dan tanya-jawab dalam kelompok kecil.
Para peserta segera membentuk beberapa kelompok kecil dengan anggota gabungan. Gabungan anggota diskusi tersebut terdiri dari 3-5 orang bukan muslim dan 3-4 muslim/muslimah internasional, yang salah satunya harus muslim/muslimah Jepang. Pada kesempatan diskusi kali ini, kelompok kami terdiri dari 5 orang Jepang bukan muslim dan 4 muslimah (Jepang, Indonesia dan 2 Mesir).
Diskusi yang Hidup
Berbeda dengan diskusi pada workshop 1, pada diskusi kali kami bisa bertanya balik ke peserta hingga suasananya lebih interaktif dan akrab. Salah satu peserta dalam kelompok kami rupanya adalah seorang wartawati yang sudah sering melanglang ke negara-nagara Asia maupun Eropa. Kami merasa diuntungkan dengan keberadaannya karena dia ikut aktif menjawab pertanyaan dari peserta lain sebelum kami hingga menambah semarak acara diskusi di kelompok kami.
Sebagai contoh, saat ada pertanyaan tentang mengapa sebagaian wanita muslimah ada yang bercadar? Dengan ringannya wartawati itu langsung berujar bahwa sebenarnya itu merupakan kelebihan untuk pihak wanita. Dia menamakan kelebihan tersebut sebagai “power” wanita bercadar karena sang wanita bebas mengamati dan melihat apa saja disekelilingnya; sementara tidak demikian halnya dengan orang yang menatapnya. Mereka hanya akan melihat mata dan sosoknya saja. Kami mengiyakan jawabannya dan peserta lain tampak menemukan sebuah jawaban yang sangat logis dan masuk diakal. Apalagi saat wartawati tersebut mengungkapkan pengalamanya saat mencoba busana muslimah tersebut di salah satu negara yang dikunjunginya. Tentu saja kami juga menyelipkan beberapa gambaran dan alasan kenapa seseorang memilih untuk memakai cadar.
Pengalaman Menarik Sang Wartawati
Sebuah pengalaman menarik sempat terjadi pada sang wartawati saat dia berada di Filipina. Karena cuaca sangat panas, dia memutuskan untuk memakai penutup kepala seperti jilbab, lengkap dengan cadar karena hendak melindungi kepala dan wajahnya dari teriknya sinar matahari. Uniknya, dia memadukan perlengkapan hijab tersebut dengan celana pendek dan T-shirt pendek khas musim panas. Penampilannya tersebut menuai teguran dari warga muslim setempat karena mereka mengira bahwa sang wartawan adalah seorang muslimah dengan gaya baru.
Kami semua tertawa mendengar penuturannya. Lalu dengan sediplomatis mungkin kami berujar, “Kalau begitu sebenarnya anda sadar juga ya bahwa busana muslimah itu sebagai pelindung diri?” dia mengangguk sambil tersenyum. Kami juga menyarankannya untuk mencoba saja hal serupa di Jepang, pasti tidak akan ada yang protes, kata kami diselingi tawa para peserta.
“Atau anda juga boleh mencoba busana muslimah lagi saat diluar negeri tapi yang selengkapnya. Dan mohon jangan berbuat tidak baik saat mengenakannya karena itu akan merugikan nama kami” timpal kami sambil tersenyum. Sang wartawati tersenyum sambil mengangguk-anggukkan kepalanya.
Kesan-kesan
Berikutnya, kami bertanya balik tentang apa yang ada di benak mereka sebelum datang ke Masjid. Salah seorang peserta mengungkapkan bahwa dalam benaknya, Masjid adalah sebuah bangunan yang dalamnya gelap dan tidak moderen atau (maaf) kumuh. Tapi pandangan tersebut langsung berubah saat mereka masuk dan mendapati fasilitas yang bagus dan moderen; sama seperti bangunan-bangunan lain yang biasa mereka lihat selama ini. Ada juga peserta yang berujar bahwa “Muslim juga ternyata sama dengan kami ya, orang biasa!” “Tentu saja!” jawab kami sambil tersenyum.
Tiba-tiba sang wartawati menyahut lagi “Tapi orang-orang ini muslim yang taat loh, karena tidak satupun dari mereka memakai make-up”. Kontan saja komentarnya disambut dengan pertanyaan dari peserta lain. “Memang wanita Islam tidak boleh berdandan ya?” Tanya seorang peserta antara terkejut dan ingin tahu. “Tentu saja boleh” ujar teman saya, “tapi kami berdandan hanya dirumah saat bersama suami atau keluarga dekat saja”.
Seorang wanita muda langsung menyahut “Wach kebalikan dengan kami. Kalau kami berdandan saat keluar rumah karena kami ingin memperlihatkan kecantikan kami kepada orang lain dan agar merekapun menikmati keindahan yang ada pada kita. Saat dirumah, baru kami apa adanya tanpa make-up”. Kami semua tersenyum maklum mendengar uraiannya.
“Apa kesan anda sebagai muslim yang tinggal di Jepang ini, kira-kira apa kelebihan dan kekurangan/tantangannya?” seorang peserta balik bertanya kepada kami. Jawaban-jawaban dari kami sungguh membuat mereka terkejut dan sekaligus senang. Beberapa jawaban tersebut adalah sebagai berikut.
  • Kelebihan tinggal di Jepang: udara yang bersih, fasilitas pemandian air panas untuk keluarga, taman-taman yang bagus dan luas, lingkungan tenang, orang Jepang yang rata-rata baik dan sopan, kebebasan individu yang dalam banyak hal menguntungkan kaum muslim untuk menjalankan ibadahnya sepanjang tidak mengganggu kepentingan umum.
  • Tantangan tinggal di Jepang: masalah makanan harus benar-benar selektif, bahasa
Forum diskusi diakhiri dengan laporan singkat dari tiap kelompok tentang hal-hal menarik yang berkembang dalam diskusi kelompok. Kemudian acara ditutup oleh panitia penylenggara dan para hadirin dipersilahkan untuk menikmati jamuan makan malam internasional di lantai 3.
Jamuan Makan Malam
Rata-rata peserta merasa terkejut dan sekaligus senang saat mendengar bahwa ada jamuan makan malam diakhir acara. Semua masakan andalan dari Banglades, Indonesia, Jepang, Malaysia dan Mesir meramaikan sajian di meja. Mereka sangat menikmati hidangan dari berbagai negara yang kami sajikan.
Acara makan malam yang dijadwalkan selesai jam 18.30 molor sampai hampir jam 19.30 malam karena beberapa tamu masih tetap tinggal dan menikmati jamuan dan bincang-bincang santai dengan muslimah internasional maupun sesama peserta. Mendekati jam 20.00, tamu satu-persatu mulai minta diri.
***
Malam itu terasa sangat spesial bagi sahabat Banglades saya yang duduk menikmati makan malam disudut ruangan. Wajahnya tampak cerah dan tak henti-hentinya bersyukur karena malam itu, 4 orang temannya ikut berpartisipasi dalam acara workshop. Padahal, biasanya dia selalu jadi “single fighter” di setiap acara dakwah internasional maupun beberapa acara lainnya. Saya yang duduk disebelahnya ikut merasakan pancaran kebahagiaan di matanya yang terus tersenyum.
Selain itu, malam itu juga banyak teman mualaf Jepang yang ikut berpartisipasi. Jumlahnya jauh melebihi muslimah Jepang yang berpartisipasi di workshop pertama, Alhamdulillah. Banyak diantara mereka yang tinggal sampai acara bersih-bersih dan beres-beres. Jalinan ukhuwah terasa begitu indah dan akrab karena kami bekerja sama diselingi canda dan senda gurau yang saling menyemangati.
Dalam hati saya berdoa, semoga acara dakwah seperti ini bisa terus berlanjut dan memperkuat jalinan ukhuwah kami semua; disamping memperluas gaung syiar Islam di bumi Sakura, InshaAllah,amin.
Teriring juga harapan dan doa agar workshop serupa kedepannya bisa lebih ditingkatkan lagi baik dari segi kualitas, manajemen dan variasi program maupun kuantitas peserta yang hadir, InshaAllah, amin.
Fukuoka, Awal Juni 2010.
Hanik Utami Morise

Rindu Masjid Kaum Muslimin di Athena

Athena adalah satu-satunya ibukota negara di Eropa dimana tidak ada satu pun bangunan masjid, meskipun di Atena terdapat sekitar 700.000 komunitas Muslim. Karena tidak ada masjid, masyarakat Muslim di kota itu memanfaatkan garasi, toko atau rumah-rumah mereka agar bisa sekedar salat berjamaah.

Saturday, June 5, 2010

Catatan Pengajian di Bumi Sakura: “Experiencing Islamic Culture 2” (1)

Bercermin pada kesuksesan penylenggaraan workshop berbahasa Jepang di awal Februari 2010; Masjid Fukuoka kembali menggelar acara serupa pada pertengahan Mei yang baru lalu. Target peserta relatif lebih luas dan beragam dibanding dengan peserta workshop terdahulu.
Peserta yang hadir berkisar antara 60-70 orang dan salah satu diantaranya adalah seorang mahasiswa berkebangsaan Inggris. Mereka terdiri dari para profesional dari salah satu universitas ternama di Kyushu (Kyudai), wartawan, mahasiswa, dan ibu rumah tangga.
Alasan mereka mengikuti acara workshop pun sungguh beragam. Ada yang datang karena sekedar ingin tahu dan mengenal islam, diajak teman, diundang kawan muslim maupun mereka yang datang karena tertarik dengan Islam.
Untuk alasan yang terakhir, acara workshop tersebut terasa bagai sebuah kesempatan dan jalan untuk menjawab segala pertanyaan terpendam tentang Islam yang telah lama mereka simpan.
Acara dimulai jam 15.40 waktu setempat. Pemandu acara kelihatan jauh lebih professional dan lihai karena ini adalah kesempatan keduanya. Disamping itu, kebetulan juga dia baru saja kembali dari belajar di Malaysia; dalam rangka program studi Keislaman untuk mualaf.

Insiden Freedom Flotilla di Mata AS, Semua Pihak Salah Kecuali Israel

Seperti biasanya, AS selalu terlambat mengeluarkan pernyataan saat sekutunya, Israel melakukan pembantaian pada warga sipil. Bahkan ketika yang menjadi korban adalah para aktivis kemanusiaan dari berbagai kewarganegaraan termasuk dari AS sendiri.
Bagi AS berlaku premis "Pasal 1, Israel tidak pernah salah. Pasal 2, jika Israel salah, kembali ke pasal 1." Setidaknya hal itu tersirat dalam pernyataan tertulis yang diserahkan duta besar AS untuk PBB terkait serangan pasukan komando Israel ke kapal pembawa bantuan kemanusiaan untuk Gaza, Mavi Marmara, Senin (31/5) subuh kemarin.
Dalam pernyataan tertulisnya, jelas tersirat bahwa AS menyalahkan semua orang atas peristiwa berdarah itu, kecuali Israel. Meski faktanya, Israellah yang telah melakukan tindakan ilegal, menyerbu kapal dan membunuh penumpangnya yang masih berada di perairan internasional.

Kedubes Saudi Arabia Kedatangan Tamu Tak Diundang

Usai salat Jum'at Kedubes Saudi Arabia kedatangan tamu tak diundang, mereka adalah sejumlah LSM di Jakarta yang merasa prihatin terhadap sikap Pemerintah Kerajan Saudi Arabia terhadap Israel. Pengunjuk rasa menuntut agar Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia bertidak tegas terhadap Israel dengan senjata minyaknya, bahkan kalau perlu mengembargonya. Ikut dalam aksi tersebut Adi Massardi yang sempat membacakan puisinya yang berjudul Negeri Bedebah. Seorang Ibu keturunan Arab ikut berpartisipasi dalam aksi tersebut.
M. Zakir SalmunM. Zakir Salmun

Israel Sedang Melakukan Genosida Pelan-Pelan di Gaza

Salah satu pendiri organisasi Free Gaza Movement yang mencetuskan ide pelayaran "Freedom Flotilla" ke Jalur Gaza, Greta Berlin mengatakan bahwa rezim Zionis Israel sedang melakukan genosida secara perlahan-lahan terhadap rakyat Palestina.
Genosida itu dilakukan dengan cara memberlakukan blokade total terhadap wilayah Jalur Gaza yang menyebabkan krisis kemanusiaan dan memiskinkan 1,5 juta warga Gaza. Berlin mengatakan, jika pemerintahan negara-negara di dunia "melakukan perlawanan" dan "melakukan tindakan yang benar" yaitu menghentikan genosida yang dilakukan rezim Zionis, maka komunitas sipil yang akan mengambil inisiatif untuk menghentikan genosida itu.

Wednesday, May 12, 2010

Tidak Menyimpang dari Jalan Dakwah

Kita telah mengetahui marhalah dan peringkat yang sedang dilalui oleh dakwah Islam dan jenis usaha dan amal yang sungguh-sungguh yang dikehendaki oleh tahap dan peringkat ini. Yaitu, menyediakan generasi Islam yang beriman, yang menegakkan syakhsiah Islam untuk mengubah realitas yang batil dan menegakkan kembali syariat Islam, syariat Allah. Tuntutan yang asas pada hari ini ialah menyediakan dasar (pijakan) mukmin yang kokoh yang di atasnya dibina bangunan Islam yang agung.

Generasi Islam yang merupakan dasar yang kokoh itu dapat dilahirkan di alam nyata dengan memperbaiki diri lalu membangun rumahtangga Islam. Kemudian, mereka menyeru manusia supaya memperbanyak individu dan rumahtangga muslim dengan cinta-mencintai berasaskan kepada konsep persaudaraan karena Allah. Mereka ini kemudiannya bercantum dan diikat menjadi satu generasi Islam yang baru muncul yang menjadi teras dan dasar yang kukuh dan beriman yang sangat diperlukan untuk membina bangunan Islam ini.
Tetapi di sana ada beberapa banyak penyeleweng dakwah yang berusaha memalingkan para pendukung dakwah karena Allah dari usaha yang sungguh-sungguh ini. Ataupun memalingkan mereka dari jalan dakwah Islam supaya usaha dan tenaga hanya ditumpukan kepada urusan sampingan atau perkara cabang sama ada dengan niat baik atau sebaliknya. Tanpa disedari, ini boleh menghancurkan segala usaha-usahanya dan tidak menolongnya langsung. Pengarahan yang bersimpang-siur dan tidak bersatu akan menyusahkan kita untuk membuat kerja-kerja Islam atau boleh jadi terhenti langsung.

Pembongkar Rahasia Nuklir Israel Itu, Akhirnya Masuk Penjara Lagi

Mahkamah Agung Israel Selasa kemarin (11/5) memutuskan Mordechai Vanunu dinyatakan bersalah karena telah membocorkan rahasia nuklir Israel kepada pers Inggris, dia akan dihukum dengan hukuman tahanan selama 3 bulan penjara dan diserahkan ke Pengadilan Distrik Yerusalem dan bukan hukuman memberikan pelayanan masyarakat, seperti yang ia minta.
Sebelumnya Vanunu meminta pengadilan apakah dia bisa melakukan pelayanan masyarakat hanya di Yerusalem timur, ia mengklaim bahwa ada kekhawatiran bahwa orang-orang Yahudi di bagian barat kota akan mengganggunya apabila melakukan pelayanan masyarakat di sana. Hakim menawarkan untuk melakukan pelayanan di wilayah barat sesuai dengan pendapat para profesional yang disampaikan kepada pengacaranya, namun ia menolak.

Korban Perang Dapat Santunan Rumah dari Hamas

Bangunan berbahan semen pertama yang dibangun di Jalur Gaza sejak perang pada bulan Desember 2008-Januari 2009 telah selesai.
Penduduk setempat mengadakan upacara untuk merayakan selesainya bangunan itu yang berada di dekat kompleks apartemen di sekitar Jabaliya di Jalur Gaza utara, kantor berita Ma'an melaporkan pada hari Selasa.
Kementerian Tenaga Kerja dan Perumahan Pemerintah Hamas telah menyerahkan sejumlah unit rumah tahap pertama kepada warga Gaza yang menjadi korban serangan brutal rezim Zionis Israel.
Sebagaimana dilansir kantor berita DPA, rumah-rumah tersebut dibangun dalam kerangka program seribu rumah untuk para korban serangan Israel. Tahap pertama telah diserahkan kepada warga penghuni kamp pengungsian Jabaliya untuk ditempati.

Shin Bet Paksa Mahasiswa Kedokteran Al-Quds Jadi Agen Mereka

Shin Bet dilaporkan berusaha untuk menarik perhatian para mahasiswa kedokteran Palestina agar mau bergabung dengan dinas intelijen Israel dengan memberikan janji akan mendapatkan izin masuk ke al-Quds (Yerusalem).

Untuk kita renungkan...

Sebuah Cita-cita besar hanya akan menjadi sebuah angan kosong tatkala dijalankan oleh orang-orang kerdil. Dan gunung yang menjulang tinggi hanya akan bisa didaki oleh orang-orang yang terbiasa berfikir dan bertindak sistematis. Merekalah orang-orang yang mampu bergerak cepat dengan penuh perhitungan resiko dan memanage resiko itu dengan sebuah perencanaan matang.

Sungguh sangat berbeda seorang pemberani dan seorang yang konyol.Seorang pemberani adalah orang yang tahu resiko dan kemudian membangun cara untuk menghadapinya. Sementara orang konyol adalah orang yang berani terjun sambil berkata " gimana ntar aja ".Seorang pemberani adalah orang yang siap berjuang dalam SEBUAH SISTEM YANG KOKOH DAN TERATUR bukan dalam barisan tak teratur tanpa komando yang jelas.Maka belajarlah dari kejadian UHUD saat PARA PEMBERANI kemudian menjadi KORBAN ORANG-ORANG KONYOL YANG TAK MEMILIKI KEDISIPLINAN DAN TAK PATUH PADA KOMANDAN.

Free App: An-Nawawi’s Forty Hadiths for iPhone, Ipod Touch, and Ipad

Praise be to Allah, the Rabb of the Worlds.

May 3, 2010, we received email notification from the iTunes Store with mail subject: Your application is Ready for Sale. The email alert that the application Arbain-Nawawi Hadith which we submitted to the Apple Store a few days earlier been reviewed and ready to be published in the Apple Store. Good news is enough to surprise us, because Apple set strict standards for each application submitted to them.

Application-Nawawi's Forty Hadiths, we have developed during the first month for coding workmanship. Time a month earlier we use to explore ideas, develop concepts, wireframing, design, as well as the time to learn and practice.

Wednesday, May 5, 2010

Hijab

Seorang anak memperhatikan tingkah ibunya yang menurutnya aneh. Ia heran kenapa kalau akan keluar rumah, ibunya selalu menutup rapat seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangan. Bahkan di dalam rumah pun, jika tamu datang, ibunya segera melakukan hal yang sama: berhijab.
“Ibu aneh!” ucapnya sambil mencari-cari reaksi dari sang ibu. Ibu anak itu pun menoleh ke arah buah hatinya. Ia memeriksa dirinya untuk menemukan sesuatu yang agak lain. Tapi, tidak ia temukan.
“Aneh? Apanya yang aneh, sayang?” sambut sang ibu ketika yakin kalau tak ada satu pun dari dirinya yang lain dari yang lain.
“Kenapa ibu menutup rambut, tubuh, lengan, dan kaki kalau mau keluar? Padahal, ibu tidak cacat. Rambut ibu bagus, lengan dan kaki ibu pun tidak ada yang perlu disembunyikan!” ungkap sang anak begitu gamblang. Mungkin, inilah kesempatannya untuk bisa mengeluarkan kebingungannya selama ini.

Islam dan Politik

Penulis: Khalid Ahmad Asy-Syantut

Definisi Islam
Islam berarti tunduk, patuh dan menerima apa yang dibawa Muhammad shallahu ‘alaihi wasallam serta berserah diri kepada Allah dalam perintah dan larangan-Nya yang diturunkan melalui wahyu. Penulis lebih merasa tepat dengan menambahkan kata “sempurna”, sehingga definisinya menjadi: tunduk dan patuh secara sempurna terhadap apa yang dibawa Muhammad shallahu ‘alaihi wasallam. Hal itu karena banyak umat Islam yang tidak memiliki pemahaman bahwa politik merupakan bagian dari Islam dan bahwa Islam itu mencakup din (agama) dan dunia, ibadah dan mu‘amalah, individu, masyarakat dan negara. Allah Ta’ala berfirman, “Dan Kami turunkan kepadamu al-Kitab (al-Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.” (an-Nahl [16]: 89)
Diwayatkan dari Ibnu Mas‘ud radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Di dalam al-Qur’an ini Allah telah menjelaskan kepada kita setiap ilmu pengetahuan, segala sesuatu, serta apa yang dibutuhkan manusia terkait urusan dunia dan agama mereka, serta terkait kehidupan dunia dan akhirat mereka.”
Jadi, hukum-hukum agama dan duniawi (politik, ekonomi, sosial dan lain-lain) yang dibutuhkan umat Islam dalam kehidupan mereka di dunia itu telah ada di dalam Kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya dalam bentuk hukum-hukum fundamental dan dan prinsip-prinsip umum yang fleksibel dan menjangkau setiap ruang dan waktu). Umat Islam tidak menjadi umat yang sempurna kecuali apabila mereka patuh kepada Allah dengan kepatuhan yang sempurna dalam menjalani agama dan dunia mereka; di waktu shalat, saat jual beli, saat senang, saat menikah dan dalam berpolitik. Hal itu agar mereka menjadi sebaik-baik umat yang pernah ditampilkan ke hadapan umat manusia, sebagaimana yang dikehendaki Allah ‘Azza wa Jalla.

Pejabat Tinggi NATO: Taliban Kekuatan yang Harus Diperhitungkan

Pejabat tinggi NATO, Mark Sedwill mengakui Taliban adalah kekuatan yang harus dan layak diperhitungkan, ia juga menambahkan bahwa kondisi Afghanistan yang stabil adalah kunci bagi keamanan negara Pakistan.
Perwakilan senior sipil NATO di Afghanistan tersebut, dalam kunjungan dua-harinya ke Pakistan, pada hari Selasa kemarin (4/5) mengatakan bahwa perlu adanya upaya mempromosikan hubungan politik dan bilateral antara kedua negara untuk memelihara perdamaian di wilayah Pakistan-Afghanistan.
Taliban telah mendominasi di beberapa wilayah bagian tertentu dari Afghanistan, kata Sedwell. Dia menegaskan bahwa serangan musim panas akan diintensifkan secara bertahap di Kandahar, wilayah yang telah menjadi medan perang utama sejak invasi pimpinan Amerika pada tahun 2001, katanya kepada wartawan.

Usamah bin Ladin Ternyata Hidup Nyaman di Utara Iran, Benarkah?

Jaringan media AS Fox News menyiarkan sebuah film dokumenter yang menggambarkan kehidupan Usamah bin Ladin, sosok "teroris" pimpinan jaringan Al-Qaida yang paling dicari AS saat ini. Dalam dokumenter itu disebutkan bahwa Usamah hidup nyaman bersama keluarganya di sebuah tempat di utara Teheran, dibawah penjagaan pasukan Garda Revolusioner Iran.
Film yang dibuat Alan Parrot berjudul "Feathered Cocaine" mengangkat kehidupan Usamah dalam balutan cerita tentang kehidupan rahasia para pemburu yang menggunakan burung elang untuk mendapatkan hewan buruannya. Parrot sendiri, pernah menjadi ketua kelompok pemburu itu pada masa kekuasaan Shah Iran dan pernah bekerja untuk keluarga kerajaan Arab Saudi dan Emirat Arab.
Film dokumenter yang dibuat Parrot menghadirkan seorang kenalannya yang mengklaim berprofesi sebagai tukang jual beli senjata di utara Iran. Kenalan Parrot itu mengaku pernah bertemu dengan Usamah bin Ladin secara pribadi sebanyak enam kali dalam kesempatan berburu sejak tahun 2003.

Yahudi Eropa Pro-Israel Buat Petisi, Kecam Kebijakan Rezim Israel

Sekitar 3.000 intelektual Yahudi pro-Israel di Eropa menandatangani petisi yang isinya menyerukan rezim Israel untuk menghentikan pembangunan pemukiman Yahudi di Tepi Barat, termasuk di Yerusalem. Petisi itu diserahkan dalam pertemuan dengan Parlemen Eropa di Brussel pada Senin (3/5).

Kelompok itu juga mendesak Uni Eropa agar menekan Israel untuk menghentikan penjajahannya di wilayah Yudea dan Samaria serta menandatangani perjanjian damai dengan Palestina atas dasar ide solusi dua-negara.

Pasukan Zionis Israel Meratakan Masjid di Rafah

Pasukan pendudukan Israel meratakan dengan tanah masjid Addehnia di kota Rafah, selatan Jalur Gaza, pada hari Selasa kemarin (4/5) dan membuldoser lahan pertanian di daerah yang sama.
Sumber-sumber lokal mengatakan kepada wartawan PIC bahwa tentara Israel menggunakan 15 jip militer tentara dan buldoser, maju beberapa ratus meter ke sebelah timur Rafah dan membuldoser lahan di daerah Addehnia dan meratakan masjid yang ada disana sembari mengeluarkan tembakan secara membabi buta.
Mereka menambahkan bahwa masjid yang sama empat tahun yang lalu juga pernah dihancurkan oleh tembakan mortir pasukan Israel.
Pemukim Yahudi sebelumnya pada Selasa kemarin sempat membakar masjid utama di desa Luban Al-Sharqia dekat Nablus.