Monday, June 28, 2010

Netanyahu Akan Pecat Pimpinan Mossad, Meir Dagan

Kepala Badan Intelijen Israel, Mossad, Meir Dagan kemungkinan akan dicopot dari jabatannya dalam waktu tiga bulan ini karena Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menolak untuk melanjutkan masa jabatan Dagan.

Stasiun televisi Israel Channel Two yang merilis berita ini menyebutkan bahwa Dagan yang sudah delapan tahun mengabdikan diri sebagai pimpinan Mossad meminta Netanyahu agar memperpanjang masa jabatannya, tapi permintaan itu ditolak. Meski demikian, kantor Netanyahu membantah informasi bahwa Dagan datang kepada Netanyahu dan meminta jabatannya diperpanjang.


Spekulasi yang kemudian muncul, Dagan disingkirkan karena terbongkarnya operasi pembunuhan terhadap pimpinan senior Hamas, Mahmoud Al-Mabhouh di Dubai bulan Januari yang melibatkan agen-agen mata-mata Israel di berbagai negara. Terbongkarnya pembunuhan itu menuai sikap keras sejumlah negara yang selama ini menjadi sekutu dekat Israel, karena para agen mata-mata Israel telah memalsukan paspor negaran-negara tersebut dalam operasi pembunuhannya. Negara-negara seperti Inggris, Perancis, Australia, Jerman dan Irlandia sudah mengusir sejumlah diplomat Israel terkait kasus tersebut.

Terbongkarnya operasi pembunuhan terhadap Al-Mabouh membuat malu Mossad, lembaga intelijen yang disebut-sebut paling ditakuti di dunia, sehingga muncul wacana di dalam negeri Israel sendiri agar memecat Dagan dari jabatannya. Selain Al-Mabhouh, Mossad juga ditengarai terlibat operasi pembunuhan terhadap Imad Mughniyeh, komandan senior Hizbullah di Damaskus, Lebanon dan pembunuhan terhadap Brigadir Jenderal Mohammad Suleiman, pejabat intelijen senior negara Suriah. (ln/Independent)

sumber : eramuslim.com

No comments:

Post a Comment